AS Roma juga tetap sempurna setelah pekan ketiga Serie A. Menjamu Atalanta, pasukan Gian Piero Gasperini lama berada di ambang kekalahan, tetapi berkat gol-gol sangat telat dari Mario Hermoso (89') dan Matías Soulé (90+3'), mereka membalikkan ketertinggalan 0-1 menjadi kemenangan 2-1.
Sebelum laga, sorotan tertuju pada Marten de Roon, yang baru-baru ini meninggalkan Atalanta sebagai legenda klub untuk bergabung dengan Roma. Pemain asal Zwijndrecht itu memulai laga di bangku cadangan dan, sama seperti Devyne Rensch, tidak dimainkan. Donyell Malen tentu saja tampil sejak awal dan ditarik keluar setelah satu jam.
Malen mendapatkan beberapa peluang di babak pertama, tetapi tidak setajam dalam dua pertandingan sebelumnya, ketika ia mencatat total lima gol. Penyerang timnas Belanda itu, misalnya, gagal menaklukkan kiper Atalanta Marco Carnesecchi saat berada dalam posisi menjanjikan.
Atalanta membuka skor berlawanan dengan jalannya pertandingan. Charles De Ketelaere melesat melewati Hermoso dan mengirim umpan ke depan gawang. Evan Ndicka sempat menyentuh umpan silang pemain Belgia itu, tetapi tidak mampu mencegah Éderson menghantam bola liar dengan keras menjadi gol: 0-1.
Lama kelamaan skor itu tampak akan bertahan, tetapi takdir berkata lain, sebagian besar berkat Soulé. Pemain Argentina itu mengayunkan sepak pojok ke kepala Hermoso menjelang akhir laga, dan sang bek menanduk bola dengan indah ke sudut jauh: 1-1.
Situasinya menjadi lebih gila lagi di Olimpico. Pengganti Malen, Santiago Castro, yang sebelum gol penyama kedudukan sudah dua kali membentur tiang atau mistar, mengalirkan bola kepada Paulo Dybala. Sang playmaker kemudian menemukan ruang untuk kompatriotnya, Soulé, yang memotong ke dalam, melepaskan tembakan terarah, dan mengejutkan Carnesecchi di tiang dekat: 2-1.
Dengan demikian, Roma mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan, bersama Inter yang sebelumnya pada hari yang sama menuntaskan duel spektakuler melawan Napoli, untuk sementara menjadi satu-satunya tim dengan jumlah poin tersebut setelah tiga pekan. AC Milan, Juventus, dan Lazio (enam poin dari dua laga) masih bisa menyamai pencapaian itu.


Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Permanen Real Madrid? Ini Jawaban Jose Mourinho
Michael Carrick Akhirnya Kembali ke Panggung Liga Champions Setelah 4 Tahun 291 Hari
Pilar Masa Depan Manchester United itu Bernama Kobbie Mainoo
