Menurut Ceferin, Infantino harus mempertimbangkan untuk mengundurkan diri atau menghadapi calon penantang dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.
Infantino sedang mendapat tekanan setelah rencana mencari investasi swasta untuk mengelola sejumlah turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia putra dan putri, menuai penolakan.
Tiga konfederasi bahkan disebut menuduhnya melakukan "penipuan", sementara UEFA mengancam memboikot kompetisi FIFA.
Ceferin sebelumnya dipandang sebagai satu di antara sosok yang berpotensi menjadi penantang Infantino. Namun, pria berusia 58 tahun itu menegaskan dirinya tidak berminat meninggalkan UEFA.
"Saya tidak tertarik karena dua alasan. Salah satunya karena saya mencintai UEFA dan senang bekerja di sini. Saya pikir pada titik tertentu, sudah waktunya untuk menikmati hidup sedikit," ujar Ceferin dalam wawancara dengan podcast "The Rest is Politics".
"Alasan kedua, kredibilitas saya jauh lebih tinggi jika saya tidak tertarik pada posisi tersebut," lanjutnya.


Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Permanen Real Madrid? Ini Jawaban Jose Mourinho
Michael Carrick Akhirnya Kembali ke Panggung Liga Champions Setelah 4 Tahun 291 Hari
Pilar Masa Depan Manchester United itu Bernama Kobbie Mainoo
