Emiliano "Emi" Martinez membuka peluang mengakhiri kariernya bersama Timnas Argentina setelah kegagalan mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Kiper berusia 33 tahun itu mengaku masih membutuhkan waktu untuk menentukan langkah berikutnya di level internasional.
Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final, sehingga gagal membawa pulang trofi Piala Dunia lagi. Kekalahan tersebut menjadi pukulan berat bagi Martinez, yang merupakan salah satu pilar utama Albiceleste dalam beberapa tahun terakhir.
Sepanjang turnamen, Martinez kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Argentina. Ia memainkan seluruh delapan pertandingan, mencatatkan dua clean sheet dan kebobolan delapan gol hingga membawa timnya melaju ke partai puncak.
Usai pertandingan, Martinez menyampaikan pesan emosional melalui media sosial. Ia mengaku masih sulit menerima kegagalan tersebut dan mulai mempertimbangkan apakah waktunya bersama Timnas Argentina telah mencapai akhir.
Martinez mengaku datang ke turnamen dengan satu mimpi besar, yakni mempertahankan gelar yang diraih Argentina pada Piala Dunia 2022. Namun, hasil akhir tidak berjalan sesuai harapannya.
"Saya bermimpi kita akan memenangkannya lagi, saya bermimpi membawanya kembali ke Argentina dan membuat sejarah sekali lagi," buka Martinez.
Kiper Aston Villa itu tidak menutupi rasa kecewanya. Menurutnya, kekalahan di partai final meninggalkan luka yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
"Sejujurnya, rasa sakit ini sulit dijelaskan. Ada banyak hal yang perlu direnungkan dan bagaimana melangkah maju, dan apakah sudah waktunya untuk mundur."
"Saya sangat menyesal, saya benar-benar telah berusaha sebaik mungkin untuk membantu negara saya dan rekan-rekan setim saya," tutup Martinez.


Sepak Bola Italia Berduka! Legenda AC Milan, Franco Baresi Meninggal Dunia
AS Roma Ingin Borong 2 Bintang Muda Real Madrid: Endrick dan Franco Mastantuono
Gonzalo Garcia Selangkah Lagi ke Fulham, Real Madrid Siapkan Jalan Pulang
