PSG dan Arsenal akan saling berhadapan pada final Liga Champions 2025/2026 yang digelar di Budapest. Duel ini mempertemukan dua juara liga domestik yang sama-sama menjalani musim luar biasa.
PSG datang dengan reputasi sebagai salah satu tim paling tajam di Eropa. Sementara itu, Arsenal tampil sebagai tim dengan pertahanan paling solid sepanjang perjalanan mereka menuju partai puncak.
Menjelang laga besar tersebut, Arsenal menjadi sorotan karena dianggap terlalu bergantung pada situasi bola mati. Tim asuhan Mikel Arteta bahkan kerap mendapat label sebagai tim yang mengandalkan skema sepak pojok dan pendekatan yang pragmatis.
Namun, anggapan itu tidak disetujui oleh legenda sepak bola Italia, Andrea Pirlo. Mantan gelandang AC Milan dan Juventus tersebut menilai Arsenal memiliki identitas permainan yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar memanfaatkan bola-bola mati.
Perjalanan Arsenal menuju final Liga Champions tidak lepas dari berbagai kritik terhadap gaya bermain mereka. Banyak pihak menilai The Gunners terlalu pragmatis dan mengandalkan efektivitas dibanding hiburan.
Pirlo justru melihat perkembangan besar yang dilakukan Arteta sejak mengambil alih Arsenal. Menurutnya, pelatih asal Spanyol itu berhasil membangun filosofi permainan yang unik dan efektif.
Legenda Italia tersebut menegaskan bahwa kekuatan Arsenal tidak hanya terletak pada sepak pojok atau umpan silang. Ia menilai Arteta telah menciptakan sistem permainan yang memiliki karakter kuat.
"Ya, saya menyukainya karena ini bukan hanya soal sepak pojok dan umpan silang ke dalam kotak penalti. Selama beberapa tahun terakhir, ia telah mengembangkan cara bermainnya sendiri yang istimewa, termasuk cara khusus ini dalam memanfaatkan sepak pojok. Ia mempelajari semuanya dengan saksama dan sangat berbakat. Memenangkan Liga Inggris dan mencapai final ini adalah pencapaian yang luar biasa,” jelas Pirlo, seperti dikutip oleh Marca, via Goal.


Sepak Bola Italia Berduka! Legenda AC Milan, Franco Baresi Meninggal Dunia
AS Roma Ingin Borong 2 Bintang Muda Real Madrid: Endrick dan Franco Mastantuono
Gonzalo Garcia Selangkah Lagi ke Fulham, Real Madrid Siapkan Jalan Pulang
