Bolehkah Inter Miami memiliki "terlalu banyak" Lionel Messi?
Pertanyaan itu mungkin terdengar aneh untuk klub yang memiliki pemain dengan delapan Ballon d'Or. Namun, situasi yang berkembang di Inter Miami membuat pertanyaan tersebut layak diajukan.
Sejak Messi bergabung, Inter Miami makin membangun klub di sekitar orang-orang yang dipercaya dan membuat sang megabintang merasa nyaman.
Messi seolah menjadi acuan dalam berbagai keputusan klub. Strategi tersebut sempat menghasilkan trofi, tetapi kini hasilnya mulai menurun.
"Di titik ini, kepentingan personal dan urusan bisnis di Inter Miami dinilai makin sulit dipisahkan," tulis SI.
Messi tentu merupakan pemain terbaik Inter Miami. Ia juga menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di MLS.
Selain itu, Messi dilaporkan memiliki kepentingan dalam kesepakatan hak siar MLS dengan Apple TV dan berpotensi menjadi satu di antara pemilik Inter Miami setelah pensiun.
Pengaruhnya pun digunakan untuk membuka jalan bagi sejumlah legenda sepak bola dunia di sekitarnya menuju MLS.
Namun, di level klub, pendekatan tersebut dinilai mulai tidak berjalan dan bahkan berpotensi menghambat Inter Miami berkembang menjadi klub global.


Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Permanen Real Madrid? Ini Jawaban Jose Mourinho
Michael Carrick Akhirnya Kembali ke Panggung Liga Champions Setelah 4 Tahun 291 Hari
Pilar Masa Depan Manchester United itu Bernama Kobbie Mainoo
