BRI Super League 2026/2027 kedatangan tiga pendatang baru. PSS merupakan wajah baru yang naik kelas lagi. Sedangkan Isen Mulang FC dan Garudayaksa FC murni debutan di kasta tertinggi musim ini. Siapa yang akan mampu bersaing di kompetisi yang terkenal sangat keras nanti?
PSS dapat pengalaman berharga terdegradasi dari Liga 2 2024/2025 lalu. Makanya Super Elang Jawa cukup hanya semusim berkubang di Championship.
Tekad kuat tim dengan dukungan suporter fanatiknya, PSS langsung kembali ke habitatnya.
Pieter Huistra sosok penting di balik kebangkitan PSS di level tertinggi. Karena regulasi Championship, pria berpaspor Belanda ini harus duduk sebagai Direktur Teknik.
Namun musim ini, arsitek yang melambungkan Borneo FC sebagai pemuncak klasemen Reguler Series Liga 1 2023/2024 ini kembali duduk sebagai nakhoda utama PSS.
Berbekal pengalaman mengarungi kerasnya Super League, PSS tak terlalu mengumbar sesumbar. Mereka cenderung merendah, namun tetap serius membangun tim.
Dua sosok asal Brasil, Cleberson dan Gustavo Tocantins masih dipertahankan. Begitu pula sosok lokal seperti kiper Ega Rizky, Fachruddin Aryanto, Jajang Mulyana, Riko Simanjuntak, dan sang loyalis Kim Jefrie Kurniawan.
Namun Pieter Huistra harus cermat dengan lini belakang PSS. Karena sektor bek tengah mayoritas dihuni pemain asing dan lokal berusia di atas 30 tahun.
Selain Fachruddin Aryanto dan Jajang Mulyana, termasuk eks Borneo FC, Christophe Nduwarugira, Lucão (Persija), serta Cleberson.
Apalagi musim ini PSS wajib turun di Super League dan League Cup. Sehingga tim pelatih harus pandai mengatur kebugaran pasukan di benteng pertahanannya. Bertahan dulu di Super League target paling realistis bagi PSS.


Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Permanen Real Madrid? Ini Jawaban Jose Mourinho
Michael Carrick Akhirnya Kembali ke Panggung Liga Champions Setelah 4 Tahun 291 Hari
Pilar Masa Depan Manchester United itu Bernama Kobbie Mainoo
