Mantan pemain sayap Manchester City dan Liverpool, Raheem Sterling, kini berada dalam masalah hukum serius. Ia terancam hukuman penjara hingga dua tahun setelah secara resmi didakwa terkait insiden kecelakaan mobil yang terjadi pada bulan Mei lalu.
Pemain berusia 31 tahun asal Berkshire ini didakwa dengan tiga pelanggaran utama. Pelanggaran tersebut meliputi mengemudi secara berbahaya, kepemilikan dinitrogen oksida untuk penghirupan yang salah, serta gagal memberikan spesimen. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Lamborghini miliknya yang menabrak pembatas jalan tol M3 dekat Minley Interchange, Hampshire, Inggris, pada 28 Mei 2026.
Setelah insiden itu, Sterling sempat ditahan oleh Kepolisian Hampshire, namun ia kemudian dibebaskan dengan jaminan. Investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang telah berkembang menjadi kasus pidana serius.


Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Permanen Real Madrid? Ini Jawaban Jose Mourinho
Michael Carrick Akhirnya Kembali ke Panggung Liga Champions Setelah 4 Tahun 291 Hari
Pilar Masa Depan Manchester United itu Bernama Kobbie Mainoo
