Jarrod Bowen memastikan dirinya tetap berkomitmen bersama West Ham setelah klub dipastikan terdegradasi dari Premier League musim ini. Keputusan itu muncul hanya beberapa saat setelah The Hammers gagal bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris pada laga terakhir musim, Minggu kemarin.
West Ham sebenarnya menutup musim dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Leeds United di kandang sendiri. Namun hasil itu tidak cukup karena Tottenham Hotspur berhasil mengalahkan Everton 1-0 dan finis dua poin di atas mereka di klasemen akhir.
Kegagalan bertahan di Premier League langsung memunculkan banyak spekulasi soal masa depan pemain-pemain penting West Ham. Bowen, yang tampil konsisten sepanjang musim, menjadi salah satu nama yang paling sering dikaitkan dengan klub-klub besar.
Meski begitu, winger berusia 29 tahun itu memilih menunjukkan loyalitasnya kepada klub dan suporter. Di tengah situasi sulit, ia menegaskan fokus utamanya bukan meninggalkan tim, melainkan membantu West Ham bangkit secepat mungkin.
Suasana ruang ganti West Ham masih dipenuhi kekecewaan setelah kepastian degradasi. Bowen pun memilih berhati-hati saat ditanya soal masa depan tim, termasuk posisi pelatih Nuno Espirito Santo.
Dalam wawancara usai pertandingan, ia menilai pembicaraan soal pergantian pelatih atau rencana pribadi belum pantas dilakukan. Menurutnya, seluruh elemen klub masih membutuhkan waktu untuk mencerna situasi yang terjadi.
“Situasinya masih sangat berat untuk diterima. Membicarakan masa depan sekarang rasanya tidak menghargai klub, para fans, dan semua yang sudah terjadi,” kata Jarrod Bowen.


Sepak Bola Italia Berduka! Legenda AC Milan, Franco Baresi Meninggal Dunia
AS Roma Ingin Borong 2 Bintang Muda Real Madrid: Endrick dan Franco Mastantuono
Gonzalo Garcia Selangkah Lagi ke Fulham, Real Madrid Siapkan Jalan Pulang
